Tuesday, January 30, 2018

RPP model matematika kurikulum 2013

Model matematika dipergunakan untuk memahami permasalahan matematika dalam bentuk soal cerita. Materi yang menggunakan model matematika antara lain persamaan linier satu variabel, persamaan linier satu variabel, dan sistem persamaan maupun sistem pertidaksamaan linier satu variabel. Kemampuan siswa dalam menyusun model matematika harus benar benar di kembangkan mengingat rendahnya kemampuan menyelesaikan soal berbentuk cerita. Kita sebagai guru harus membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang tepat agar tujuan tersebut dapat terlaksana. Bukankan salah satu tujuan pokok dari pemberlakuan kurikulum 2013 adalah menciptakan generasi yang mampu memiliki keterampilan dalam memecahkan masalah?. 

Karena hal tersebut perlu kita kaji lebih dalam bagaimana menyusun suatu rencana pembelajaran yang bisa mengembangkan kemampuan membuat model matematika. Dibawah ini contoh pengembangan RPP model matemtika versi kurikulum 2013. Segera simak!

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah                       : SMPN 4 satu Atap  Karangrayung
Mata Pelajaran          : Matematika
Kelas/Semester           : VII/1
Materi Pokok      : Persamaan Linear Satu Variabel dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel serta Aritmetika Sosial
Alokasi Waktu           : 3 × 40 menit

  1. Kompetensi Inti
  1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
  2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
  3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
  4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
  1. Kompetensi Dasar dan Indikator
No.
Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.
4.8 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan linear satu varriabel
 4.8.1 Membuat model matematika dari masalah nyata yang berkaitan dengan persamaan linear satu variabel.
4.8.2 Menyelesaikan model matematika dari masalah nyata yang berkaitan dengan persamaan linear satu variabel.

  1. Tujuan pembelajaran
Dengan model pembelajaran Problem Based Learning, pendekatan saintifik, dan diskusi kelompok menggunakan Lembar Tugas Peserta Didik, peseta didik dapat
1.    Membuat model matematika dari masalah nyata yang berkaitan dengan persamaanlinear satu variabel dengan benar
2.    Menyelesaikan model matematika dari masalah nyata yang berkaitan dengan persamaanlinear satu variabel dengan benar
  1. Materi Pembelajaran
Setiap hari Nabila menyisihkan uang jajannya untuk ditabung di rumah. Setelah 10 hari uang Nabila menjadi Rp 10.000,00. Berapa rupiahkah Nabila menyisihkan uangnya setiap hari?
Alternatif Penyelesaian
RPP model matematika

Misalkan a adalah banyaknya uang yang ditabung Nabila setiap hari. Jika Nabila menabung 10 hari, maka diperoleh persamaan:
Jadi, setiap hari Nabila menabung sebesar Rp 1.000,00.
  1. Metode Pembelajaran
1.    Model pembelajaran Problem Based Learning
2.    Pendekatan Saintifik
3.    Diskusi kelompok
  1. Media, Alat, dan Sumber Belajar
Media                          : Kartu Soal
Alat dan Bahan           : Papan tulis, spidol
Sumber Belajar           : Buku Peseta didik kelas VII Kurikulum 2013 oleh KementerianPendidikan dan Kebudayaan


  1. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Deskripsi Kegiatan
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.    Guru masuk ke dalam kelas dan menyapa peseta didik.
2.    Guru memulai pembelajaran dengan berdoa bersama-sama kemudian menanyakan kabar peseta didik dan mengecek presensi.
3.    Peseta didik mendengarkan dan menanggapi guru bercerita tentang pentingnya memahami konsep Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel dalam kehidupan sehari-hari, tujuan pembelajaran yang diharapkan akan dicapai peserta didik yaitu membuat model matematika dan menyelesaikannya dari masalah nyata yang berkaitan dengan persamaan linear satu variabel, dan memotivasi peseta didik. (PBL: Orientasi peserta didik kepada masalah) (Saintifik: mengamati, menanya)
10 menit
Kegiatan Inti
1.    Untuk mendorong peseta didik terlibat aktif, bertanggung jawab, dan mampu bekerjasama dalam kegiatan kelompok, guru mengelompokkan peseta didik ke dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok terdiri atas 4 peseta didik.
2.    Guru membagikan Kartu Soal, setiap kelompok mendapat satu paketKartu Soal (terlampir).
3.    Peseta didik berdiskusi dan mengerjakan Lembar Tugas Peserta Didik, sedangkan guru memantau dan membimbing kegiatan diskusi peseta didik. (Saintifik: mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, dan mengasosiasikan)
4.    Guru mengamati keaktifan dan kerjasama kelompok.
5.    Salah satu kelompok diskusi diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya ke depan kelas. Sementara kelompok lain menanggapi dan menyempurnakan apa yang dipresentasikan.(Saintifik: mengkomunikasikan)
6.    Guru meminta peseta didik untuk kembali ke tempat duduk semula.(Saintifik: mengkomunikasikan)
100 menit
Penutup
1.    Peserta didik bersama-sama dengan guru membuat kesimpulan mengenai langkah-langkah membuat model matematika dan menyelesaikannya.
2.    Guru memberi peseta didik kuis.
3.    Guru memberikan pekerjaan rumah.
4.    Guru menginformasikan kepada peseta didik bahwa materi yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya adalah tentang konsep Pertidaksamaan Linear Satu Variabel.
5.    Guru memberikan pesan kepada peseta didik untuk selalu rajin belajar.
6.    Guru mengakhiri kegiatan belajar mengajar dengan salam.
10 menit

  1. Penilaian
Teknik Penilaian       : Pengamatan, Tugas Terstruktur, Tes Tertulis
Prosedur Penilaian    :
No.
Aspek yang dinilai
Teknik Penilaian
Waktu Penilaian
1.
Sikap
a.         Suka bertanya selama proses pembelajaran.
b.        Terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran.
Pengamatan
Selama pembelajaran dan diskusi
2.
Pengetahuan
  1. Membuat model matematika dari masalah nyata yang berkaitan dengan persamaan linear satu variabel.
  2. Menyelesaikan model matematika dari masalah nyata yang berkaitan dengan persamaan linear satu variabel.
Tes tertulis (Kuis) dan tugas terstruktur (pekerjaan rumah)
Penyelesaian tes tertulis dan tugas terstruktur



                                                                                                                       

Mengetahui                                                                             Karangrayung,   
Kepala SMPN 4 Satap  Karangrayung                                   Guru Mata Pelajaran,





Marko, S.Pd                                                                          Eko Suseno, S.Pd
NIP.    19630716 198405 1 001                                             NIP. 19850113 200902 1 003




Lampiran 1
MATERI PEMBELAJARAN
Langkah-langkah membuat model matematika dan menyelesaikannyadari masalah nyata:
1.    Buatlah pemisalan tentang hal yang akan dicari dalam bentuk variabel.
2.    Buatlah persamaan model matematikanya.
3.    Selesaikan permasalahan yang telah dibuat model matematikanya.
4.    Buatlah kesimpulan.

Setiap hari Nabila menyisihkan uang jajannya untuk ditabung di rumah. Setelah 10 hari uang Nabila menjadi Rp 10.000,00. Berapa rupiahkah Nabila menyisihkan uangnya setiap hari?
Alternatif Penyelesaian
Misalkan  adalah banyaknya uang yang ditabung Nabila setiap hari. Jika Nabila menabung 10 hari, maka diperoleh persamaan:
RPP model matematika

Jadi, setiap hari Nabila menabung sebesar Rp 1.000,00.

 Lampiran 2

KARTU SOAL

Sebuah pabrik roti menggaji seluruhkaryawannya Rp100.000,00 tiap hari.Biaya bahan baku untuk tiap rotiadalah Rp600,00. Harga tiap rotiRp1.100,00. Berapakah banyak rotiyang harus terjual tiap hari agarpendapatan sama denganpengeluaran? Buatlah model matematikanya!


KARTU SOAL

Pak Bakar membeli kamera dengan harga Rp330.000,00. Ia telah membayar Rp150.000,00 sedangkan kekurangannya akan diangsur sebanyak enam kali. Jika
tiap angsuran banyaknya sama, berapa rupiahkah yang dibayar Pak Bakar tiap kali mengangsur?