Saturday, April 13, 2019

Prediksi UNBK Pamungkas 2019 Sleman

Prediksi UNBK Pamungkas 2019 Sleman


Setelah sekian kali kami membagikan soal soal prediksi ujian nasional dari berbagai sumber terbaik, dan kami juga telah memberikan rekomendasi soal prediksi yang akan keluar pada ujian nasional 2019, kini tiba saatnya latihan terakhir yakni prediksi UNBK Pangmungkas 2019 Sleman. Kita tahu daerah sleman juga rajin mengeluarkan soal prediksi dalam bentuk latihan ujian nasional berbasis komputer.

Meski tak setenar soal UCUN atau uji coba Ujian Nasional atau TPM tes pemantapan Dari yogyakarta atau soal TPPU namun soal TPMBK Sleman ini juga banyak yang mencari pasalnya soal soal ini juga masuk dalam kategori soal prediksi ujian nasional yang berkualitas. 

Prediksi UNBK Pamungkas 2019 Sleman

Kualitas prediksi ujian nasional berbasis komputer di tentukan dengan prosentasi kesesuaian atara soal try out atau prediksi dengan soal asli ujian nasional. Jika prosentase lebih dari 85% maka soal tersebut masuk dalam kategori akurat atau sangat berkualitas. Nah soal prediksi UNBK pamungkas 2019 Sleman ini biasanya memiliki keakuratan yang tinggi sekitar 75 sampai 85%. Ini juga tentunya sangat bagus untuk di gunakan latihan ujian nasional.

Memilih soal try out UN maupun prediksi soal UNBK menjadi penentu bagi sekolah sekolah untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Nilai yang tinggi dan juga mendongkrak prestasi sekolah yang bersangkutan. 

Partisipasi kami dalam membantu peserta didik kami juga membantu membagikan soal soal prediksi UNBK menjadi tujuan kami dalam rangka ikut mensukseskan pelaksanaan ujian nasional. Dari pengalaman bertahun tahun wilayah kami Grobogan juga menyediakan soal prediksi namun hasil yang kami peroleh tidak maksimal, dan suatu kesempatan ketika kami bertemu dengan rekan rekan guru lintas kabupaten yang meginformasikan bahwa soal soal ujian nasional biasanya berfokus kepada pembuat soal, dan tim tim pembuat soal yang paling terkenal adalah UCUN jakarta, TPM yogyakarta dan wilayah wilayah lain, sehingga sekolah kami memutuskan untuk memadukan semua nya sebagai bahan try out ujian nasional. Dan al hasil nilai matematika rata rata sekolah kami melonjak tajam. 

Pengalaman kami ini perlu kiranya untuk di bagikan pada anda semua. Prediksi UNBK Pamungkas 2019 sleman ini rencananya akan kami gunakan sebagai bahan terakhir selain TPPU, TPM Yogyakarta dan soal UCUN jakarta. 

Jadi silakan anda ikuti jejak kami dan terapkan pada pembelajaran pengayaan ujian nasional anda pada sekolah anda masing masing 





Demikian artikel tentang prediksi UNBK Pamungkas 2019 Sleman, semoga anda bisa memanfaatkan soal soal ini untuk mempersiapkan anak didik kita dalam menghadapi ujian nasional

Tuesday, April 9, 2019

ANGKA SATUAN BILANGAN BERPANGKAT

ANGKA SATUAN BILANGAN  BERPANGKAT


Yang akan kita bahas pada kesempatan ini adalah bagaimana cara agar kita bisa menentukan angka satuan dari bilangan berpangkat. Soal ini tergolong varian baru dalam prediksi soal ujian nasional matematika tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2019. Soal tipe Hots seperti ini memerlukan penalaran yang lebih dari pada soal yang pada umumnya. 

Untuk melihat bagaimana sih soal angka satuan bilangan berpangkat silakan perhatikan contoh berikut ini.
ANGKA SATUAN BILANGAN  BERPANGKAT

Angka satuan dari 241  adalah ….
A. 2
B. 4
C. 6
D. 8

Untuk menjawab soal di atas sebenarnya sederhana
misalkan kita buat simulasi dulu
21 = 2  berarti angka satuannya 2
22 = 4  berarti angka satuannya 4
23 = 8  berarti angka satuannya 8
24 = 16  berarti angka satuannya 6
25 = 32  berarti angka satuannya 2
26 = 64 berarti angka satuannya 4
dst berarti  setiap kelipatan  pangkat 4  berurutan maka angka satuannya berturut turut adalah 2,4,8,6

Sehingga  241  bisa anda hitung dengan membagi 41 dengan 4 sehingga
41/4 besisa 1 artinya angka satuannya adalah 2.

Jika 2n  dengan n di bagi 4 sisa 1 maka angka satuannya 2
Jika 2 dengan n di bagi 4 sisa 2 maka angka satuannya 4
Jika 2 dengan n di bagi 4 sisa 3 maka angka satuannya 8
Jika 2 dengan n di bagi 4 sisa 0 atau habis dibagi 4 maka  angka satuannya 6.


Misalkan contoh 2 sebagai berikut
Angka satuan dari 341  adalah ….
A. 3
B. 9
C. 7
D. 1

dengan cara yang sama maka bisa saya buat rangkuman sebagai berikut
3= 3  berarti angka satuannya 3
3= 9  berarti angka satuannya 9
3= 27  berarti angka satuannya 7
3= 81  berarti angka satuannya 1
3= 243  berarti angka satuannya 3
3= 929 berarti angka satuannya 9
dst berarti  setiap 4 pangkat berurutan maka angka satuannya berturut turut adalah 3,9,7,1
karena angka satuan berulang setiap kelipatan pangkat 4 maka 
Jika 3 dengan n di bagi 4 sisa 1 maka angka satuannya 3
Jika 2 dengan n di bagi 4 sisa 2 maka angka satuannya 9
Jika 2 dengan n di bagi 4 sisa 3 maka angka satuannya 7
Jika 2 dengan n di bagi 4 sisa 0 atau habis dibagi 4 maka  angka satuannya 1

berarti .
Angka satuan dari 341  maka anda bisa mencari dengan

41/4 sisa 1 maka angka satuannya 1

silakan anda kembangkan materi ini untuk perbendaharaan pemikiran. Jika ingin filenya silakan download pada link berikut
 
Demikian artikel sederhana tentang ANGKA SATUAN BILANGAN  BERPANGKAT . Semoga bermanfaat untuk anda dan peserta didik anda.

Monday, April 8, 2019

Prediksi UN Soal Hots Skor

Prediksi UN Soal Hots Skor


Kali ini pakekosusenomatematika.blogspot.com akan mengkaji prediksi soal UN soal Hots skor. Soal Hot memang sekarang ini senantiasa dikembangkan dan selalu di keluarkan pada ujian nasional dari tahun ketahun. Bahkan sebaran soal HOTS sudah meliputi banyak sekali materi atau pokok bahasan. Bahkan saya sendiri juga tak menyangka soal Hots pun bisa dikembangkan untuk materi himpunan. Oleh karena itu kita sebagai pendidik atau sebagai peserta didik wajib senantiasa melakukan upgrade kemampuan agar kita siap dalam menghadapi soal soal HOTS. Soal Hot skor itu yang seperti apa dan bagaimana cara agar kita bisa mudah memahami dan menyelesaikan soal tersebut. Mari kita lihat Ulasannya sebagai berikut.

Prediksi UN Soal Hots Skor

Contoh soal Hot Skor 
Pada suatu kompetisi Matematika, skor 4 diperoleh jika menjawab benar, skor  -2 jika menjawab salah dan skor 0 jika tidak menjawab. Dari 40 soal, Ayu menjawab 35 soal dan skor yang diperoleh 104. Banyak soal yang dijawab benar adalah ….
A. 34
B. 31
C. 29
D. 13

Soal di atas tak seperti soal soal yan keluar pada Ujian Nasional matematika tingkat Sekolah menengah Pertama tahun tahun sebelumnya, Biasanya soal soalnya hanya menentukan skor dari suatu kasus. Inilah yang di namakan soal HOTS atau soal higher order thinking skill. 

Bagaimana kita bisa menyelesaikan soal di atas. Sepintas soal di atas merupakan soal operasi bilangan bulat biasa, Jika anda berfikir demikian maka itu merupakan kesalahan karena soal ini sebenarnya terkait dengan sistem persamaan linier satu variabel atau SPLDV. 

Model soal cerita semacam ini menuntut anda berfikir lebih dan lebih namun secara garis besar soalnya ya semacam itu saja. Artinya ciri utama dari soal yang pasti akan di keluarkan dalam ujian nasional adalah
1. Skor untuk tidak di jawab pasti nol seperti yang sudah saya beri tanda merah pada tulisan.
2. Bagian kedua informasi soal di atas pasti hanya diketahui soal yang di jawab atau mungkin soal yang tidak di jawab.

Coba lihat Informasi soal di atas sebagaimana saya kutib kembali 
Ayu menjawab 35 soal dan skor yang diperoleh 104


Untuk menjawab soal di atas maka kita bisa membuatnya model
4B - 2S + 0T = 104 atau 4B - 2S = 104...........................(1)
B + S = 35.........................................................................(2)

model matematika kedua artinya banyak soal benar dan salah adalah 35 artinya soal yang di jawab = 35

dari model 1 dan 2 maka kita bisa menyelesaikan dengan SPLDV sebagai berikut
4B - 2S = 104       I x 1 I    <=>   4B - 2S = 104
B + S    = 35         I x 4 I    <=>   4B + 4S= 140
                                                             6s = 36
                                                               S = 36/6 = 6
Jadi banyak soal yang salah ada 6 maka soal yang benar =35 - 6 = 29 soal.

Anda bisa mengembangkan materi ini dengan berbagai contoh
slakan anda ambil filenya pada link berikut dengan mencantumkan sumbernya

Prediksi UN Soal Hots Skor

Demikian artikel tentang prediksi soal UN soal HOT SKOR. semoga bermanfaat

Sunday, April 7, 2019

RPP bangun ruang sisi lengkung kurikulum 2013 revisi

RPP bangun ruang sisi lengkung kurikulum 2013 revisi


Membelajarkan materi bangun ruang sisi lengkung memiliki tantangan tersendiri terlebih mata pelajaran matematika poko bahasan ini membutuhkan banyak sekali model dan alat peraga. Untuk memfasilitasi itu kami akan coba memberikan salah satu review rekomendasi rencana pelaksanaan pembelajaran pada pokok bahasan ini. Yang akan kami rekomendasikan adalah RPP bangun ruang sisi lengkung kurikulum 2013 revisi 2019

Silakan anda lihat RPP bangun ruang sisi lengkung kurikulum 2013 revisi 2019 berikut
RPP bangun ruang sisi lengkung kurikulum 2013 revisi

RENCANA PELAKSANAAN 
PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah                              : SMPN 4 Satu Atap Karangrayung
Mata Pelajaran                   : Matematika
Kelas/Semester                  : IX / Genap
Materi Pokok                     : Bangun Ruang Sisi Lengkung
Alokasi Waktu                   : 8 Minggu x 5 Jam Pelajaran @40 Menit

A.
Ko

mpetensi Inti
KI1 dan KI2: Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional.


KI3: Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat  teknis  dan  spesifik  sederhana  berdasarkan  rasa  ingin  tahunya  tentang  ilmu  pengetahuan, teknologi, seni, budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, dan kenegaraan terkait fenomena dan kejadian tampak mata.


KI4:  Menunjukkan  keterampilan  menalar,  mengolah,  dan  menyaji  secara  kreatif,  produktif,  kritis,
mandiri, kolaboratif,  dan komunikatif, dalam ranah konkret dan ranah abstrak sesuai dengan  yang
dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.

B.   Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator
3.7 Membuat generalisasi luas permukaan dan volume berbagai bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola)
   Membuat generalisasi luas permukaan dan volume bangun ruang sisi lengkung tabung
   Membuat generalisasi luas permukaan dan volume bangun ruang sisi lengkung kerucut
   Membuat generalisasi luas permukaan dan volume bangun ruang sisi lengkung bola
   Mengidentifikasi model atau benda di sekitar yang berkaitan dengan bangun ruang sisi lengkung
   Mengidentifikasi unsur-unsur bangun ruang sisi lengkung
(tabung, kerucut, dan bola) melalui gambar, video atau benda nyata
   Mengidentifikasi bentuk dan ukuran sisi jaring-jaring tabung, kerucut, dan bola
4.7 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola), serta gabungan beberapa bangun ruang sisi lengkung
   Melakukan percobaan untuk menemukan rumus luas permukaan dan rumus volumen bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola)
   Menyajikan hasil pembelajaran tentang bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola), serta gabungan beberapa bangun ruang sisi lengkung
   Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola)

C.   Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik dapat:
     Membuat generalisasi luas permukaan dan volume bangun ruang sisi lengkung tabung
     Membuat generalisasi luas permukaan dan volume bangun ruang sisi lengkung kerucut
     Membuat generalisasi luas permukaan dan volume bangun ruang sisi lengkung bola
     Mengidentifikasi model atau benda di sekitar yang berkaitan dengan bangun ruang sisi lengkung
        Mengidentifikasi unsur-unsur bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola) melalui gambar, video atau benda nyata
     Mengidentifikasi bentuk dan ukuran sisi jaring-jaring tabung, kerucut, dan bola
        Melakukan percobaan untuk menemukan rumus luas permukaan dan rumus volumen bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola)
        Menyajikan hasil pembelajaran tentang  bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola), serta gabungan beberapa bangun ruang sisi lengkung
     Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola)

D.   Materi Pembelajaran
     Tabung
     Kerucut
     Bola
     Luas Permukaan: tabung, kerucut, dan bola
     Volume: tabung, kerucut dan bola
     Pemecahan masalah yang melibatkan bangun ruang sisi lengkung

E.   Metode Pembelajaran
1.    Pendekatan         :  Saintifik
2.    Model                 :  Discovery Based Learning
3.    Metode                :  Demonstrasi
F.   Media Pembelajaran
1.    Laptop
2.    LCD
3.    Power Point
4.    Internet

G.   Sumber Belajar
   Buku Penunjang Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Matematika, Kelas IX,  Kemendikbud, 

H. Langkah langkah pembelajaran

Guru : Orientasi
  Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
  Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
  Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik  dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
  Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
  Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
  Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
  Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan
sehari-hari.
  Apabila materitema/projek ini kerjakan  dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
 Konsep Tabung, Kerucut dan Bola
  Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang  berlangsung
  Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
  Memberitahukan  materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
  Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang berlangsung
  Pembagian kelompok belajar
  Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar  sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran


Sintak Model
Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran
Stimulation
(stimullasi/ pemberian rangsangan)
KEGIATAN LITERASI
Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
materi Konsep Tabung, Kerucut dan Bola dengan cara :
  Melihat (tanpa atau dengan Alat) Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
  Mengamati
  Lembar kerja materi Konsep Tabung, Kerucut dan Bola.


  Pemberian contoh-contoh materi Konsep Tabung, Kerucut dan Bola untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
  Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Konsep Tabung, Kerucut dan Bola.
  Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Konsep Tabung, Kerucut
dan Bola.
  Mendengar
Pemberian materi Konsep Tabung, Kerucut dan Bola oleh guru.
  Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
 Konsep Tabung, Kerucut dan Bola
untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.

Problem
statemen (pertanyaan/ identifikasi masalah)
CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
  Mengajukan pertanyaan tentang materi :
 Konsep Tabung, Kerucut dan Bola
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.
Data
collection (pengumpulan data)
KEGIATAN LITERASI
Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang
telah diidentifikasi melalui kegiatan:
  Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Konsep Tabung, Kerucut dan Bola yang sedang
dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.
  Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi Konsep Tabung, Kerucut dan Bola yang sedang dipelajari.
  Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi
Konsep Tabung, Kerucut dan Bola yang sedang dipelajari.
  Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Konsep Tabung, Kerucut dan Bola
yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
  Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Konsep Tabung, Kerucut dan Bola.
  Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Konsep Tabung, Kerucut dan Bola yang
telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa
Indonesia yang baik dan benar.
  Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa percaya diri Konsep Tabung, Kerucut dan Bola sesuai dengan
pemahamannya.
  Saling tukar informasi tentang materi :
 Konsep Tabung, Kerucut dan Bola


1 . Pertemuan Pertama dan Kedua (5 x 40 Menit)


dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.

Data
processing (pengolahan Data)
COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan
cara :
  Berdiskusi tentang data dari Materi :
 Konsep Tabung, Kerucut dan Bola
  Mengolah informasi dari materi Konsep Tabung, Kerucut dan Bola yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
  Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Konsep Tabung, Kerucut dan Bola.
Verification
(pembuktian)
CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
  Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang
bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
 Konsep Tabung, Kerucut dan Bola
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization
(menarik kesimpulan)
COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Konsep Tabung, Kerucut dan Bola berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
  Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
 Konsep Tabung, Kerucut dan Bola
  Mengemukakan  pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Konsep
Tabung, Kerucut dan Bola dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
  Bertanya atas presentasi tentang materi Konsep Tabung, Kerucut dan Bola yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
  Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
 Konsep Tabung, Kerucut dan Bola
  Menjawab pertanyaan tentang materi Konsep Tabung, Kerucut dan Bola yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
  Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Konsep Tabung, Kerucut dan Bola yang akan selesai dipelajari
  Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Konsep Tabung, Kerucut dan Bola yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.


Link Download 
Demikian artikel tentang rpp bangun ruang isi lengkung semoga bermanfaat